yaps, sobat jopers, apakah benar  berenang dapat menurunkan berat badan itu mitos atau fakta sih?? nah, jawabannya adalah fakta, untuk penjelasannya, silahkan disimak ya sobat jopers.

Berenang merupakan salah satu olahraga yang memiliki banyak manfaat dan sekaligus dapat menurunkan berat badan. berenang dipercaya mampu membakar kalori cukup banyak karena melibatkan semua otot tubuh, termasuk otot tubuh bagian atas, otot inti, dan otot punggung.

Kerja otot membutuhkan energi. Jadi, ada banyak kalori yang dibakar oleh tubuh untuk menyediakan energi saat anda berenang. manfaat berenang dapat dirasakan untuk diet jika melakukannya selama 60 menit, untuk membakar sekitar 500 hingga 700 kalori. Kalori yang terbakar saat berenang ini nantinya akan menghasilkan energi. Untuk membakar kalori yang cukup banyak saat berenang, perlu diimbangi pemilihan  gaya, jarak, dan kecepatan saat berenang. Agar berat badan turun secara signifikan,sobat jopers bisa berenang 30-60 menit per hari. Tubuh akan membakar karbohidrat di menit-menit awal berenang, lalu di saat berenang akan membakar lemak. Berenang dengan durasi tersebut dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi masalah kesehatan.

Pembakaran kalori saat berenang tergantung pada gaya renang yang dilakukan, jarak, dan juga kecepatan. Beberapa hal berikut juga bisa membuat berenang lebih efektif mengurangi berat badan.

  1. pilihlah gaya renang yang tepat.

         Gaya renang adalah cara melakukan gerakan lengan dan tungkai 

         berikut koordinasi dari kedua gerakan tersebut yang memungkinkan orang berenang maju di dalam air. Menurut David Haller (2010:16) secara umum ada 4 macam gaya dalam olahraga renang yaitu: 

          a.  Gaya dada (breast stroke)

 Gaya dada atau lebih sering disebut gaya katak adalah gaya yang pertama-tama dipelajari oleh orang orang pada waktu mereka mulai belajar berenang. Digolongkan sebagai gaya yang paling efektif untuk jarak jauh hingga sekarang.

b.  Gaya bebas (crawl stroke)

Gaya bebas atau Crawl adalah gaya yang paling cepat dari segala jenis gaya dalam berenang. Mulai populer pada awal abad ke-20 setelah dikembangkan oleh orang-orang yang tinggal di daerah laut selatan.

c.   Gaya kupu-kupu (butterfly stroke)

Gaya kupu-kupu ini mempergunakan gerakan lengan ke luar dari air sehingga dengan sendirinya gaya ini lebih cepat lajunya jika dibandingkan dengan gaya dada.

d. Gaya punggung (back crawl)

Gaya punggung adalah gaya yang sesungguhnya paling praktis.

jepara ourland park

Saat berenang, organ jantung dan paru bekerja lebih keras untuk menyediakan oksigen yang diperlukan tubuh. Tubuh juga akan membakar banyak kalori untuk menyediakan energi saat kamu berenang. Berenang selama 60 menit saja dapat membakar sekitar 500-700 kalori untuk menghasilkan energi. Hal inilah yang bisa membuat berat badanmu cepat berkurang.  menurunkan berat badan, sebaiknya berenang dengan menggunakan gaya kupu-kupu. Karena, gaya renang tersebut mampu membakar kalori hingga 150 kalori pada orang dewasa dengan berat 72,5 kilogram. Selain gaya kupu-kupu, kamu juga bisa berenang dengan gaya bebas untuk membakar kalori lebih banyak. Sedangkan, untuk gaya dada dan gaya punggung, pembakaran kalorinya setara dengan jalan cepat atau jogging.

  1. Intensitas jarak yang tepat 

          Intensitas berenang meliputi jarak, kecepatan, dan lama kamu berenang. Semakin jauh jarak yang kamu tempuh saat berenang, tentunya semakin banyak kalori yang bisa kamu bakar. Begitu juga dengan kecepatan. Berenang menggunakan teknik yang benar dengan cepat bisa membakar kalori dalam jumlah yang banyak. Bila dilakukan dengan santai, berenang menggunakan gaya kupu-kupu hanya membakar 150-200 kalori saja per 30 menit. Namun, bila kamu berenang dengan intens, kalori yang terbakar bisa mencapai 350 kalori.

Jika ingin berat badan cepat turun, sebaiknya berenang minimal 30 menit per hari. Hal ini karena pada menit-menit awal berenang, asupan yang akan dibakar terlebih dahulu adalah karbohidrat, baru setelah itu lemak. Pembakaran lemak biasanya terjadi setelah sekitar 20 menit kamu berenang. Namun, buat kamu yang baru pertama kali mencoba berenang, lakukanlah selama 10 menit dulu, baru setelah beberapa lama, kamu bisa meningkatkan durasinya secara bertahap. Menurut American Heart Association, berenang selama 30-60 menit dalam 4-6 hari seminggu dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus mengurangi risiko kesehatan, seperti stroke, diabetes, dan penyakit jantung

  1. Pemanasan dan Pendinginan

Saat berolahraga pentingnya melakukan pemanasan, dan sebelum berenang perlu melakukan pemanasan dan pendinginan. Pemanasan bermanfaat untuk mencegah otot-otot tubuh menjadi kram saat berenang, sehingga kamu pun bisa berlatih dengan maksimal. Sedangkan, pendinginan bermanfaat untuk merilekskan kembali otot-otot tubuh yang sudah bekerja keras selama kamu berenang.

  1. Batasi Porsi Makan 

menurunkan berat badan dengan olahraga berenang menjadi sangat efektif jika di imbangi dengan mengurangi porsi makan dan memperbanyak konsumsi makanan sehat. biasanya setelah berenang akan merasa lapar, sebaiknya hindari mengkonsumsi makanan dalam porsi besar sehabis berenang, karena akan membuat olahragamu menjadi sia-sia. Kalau kamu merasa lapar setelah berenang, konsumsilah makanan sehat seperti sayur, buah-buahan, atau oatmeal dalam porsi yang secukupnya.

Untuk merasakan manfaat berenang untuk diet secara utuh sobat jopers dapat melakukannya secara rutin 4 – 6 hari dalam seminggu. Selain bermanfaat untuk diet, berenang juga mampu mencegah penyakit berbahaya seperti stroke, diabetes, dan jantung.

Manfaat berenang untuk diet selain mampu untuk menurunkan berat badan dan membakar kalori, juga dipercaya mampu membentuk otot tubuh. Hal ini dikarenakan otot tubuh akan bekerja keras saat berenang, termasuk otot bagian bawah, bagian atas, otot inti, hingga otot punggung. Selain itu, berenang juga membuat organ jantung dan paru bekerja lebih aktif untuk menyediakan oksigen yang dibutuhkan tubuh. Hal ini mengakibatkan banyak kalori yang dibakar tubuh dan menyediakan energi saat kamu berenang. Saat berenang, juga dapat melatih otot lebih kuat dan meningkatkan massa otot. Kemudian juga akan membuat sistem metabolisme meningkat sehingga tubuh bisa membakar kalori lebih banyak.

Editor : SF